Apa Yang Dimaksud Dengan Garis dan Sudut?

Wednesday, February 8th 2017. | Garis dan Sudut
advertisements

Rumus Matematika dalam artikel kali ini akan mengulas mengenai garis dan sudut, pengertian dari garis itu apa, sudut itu apa, serta macam-macam garis dan sudut akan dibahas disini. Dimana sebelumnya kita telah membahas mengenai bagaimana hubungan sudut pusat dan sudut keliling lingkaran, sekarang kita akan membahas hal dasar tetapi harus banget temen-temen semua paham betul akan hal ini.

Apa Yang Dimaksud Dengan Garis dan Sudut

Pengertian

Garis adalah susunan titik-titik ( dapat tak terhingga ) yang saling bersebelahan dan juga memanjang bersebelahan ( kanan / kiri atau juga atas / bawah ).

Sudut adalah sebuah daerah yang dibentuk dari adanya dua buah garis yang pangkalnya saling berhimpit atau saling bersekutu. Sudut memiliki bagian-bagian penting , yaitu sebagai berikut .

adversitemens

Bagian-bagian sudut :

  1. Kaki sudut merupakan garis sinar yang membentuk sudut tersebut.
  2. Titik sudut merupakan titik pangkal atau titik potong tempat berhimpitnya garis sinar.
  3. Daerah sudut merupakan ruang yang ada diantara dua kaki sudut.

4.6

 

Kedudukan Dua Buah Garis

Bagaimanakah keduduk dua buah garis, ada beberapa kemungkinan. Perhatikan penjelasan berikut ini.

  1. Garis Sejajar, dua buah garis akan dikatakan sejajar jika kedua garis tersebut berada pada satu bidang dan jika kedua garis tersebut diperpanjang tidak akan berpotongan.
  2. Garis Berpotongan, dua buah garis akan dikatakan berpotongan jika kedua garis tersebut memiliki sebuah titik potong atau titik persekutuan.
  3. Garis berhimpit, dua buah garis akan dikatakan berhimpit jika kedua garis tersebut memiliki setidaaknya dua titik potong. Contohnya, perhatikanlah jarum jam ketika menunjukan pukul 12 tepat, maka kedua jarum jam tersebut akan saling berhimpit.
  4. Garis bersilangan, dua buah garis akan dikatakan saling bersilangan jika kedua garis tersebut tidak sejajar dan tidak berada dalam satu bidang.

Perhatikan gambar dibawah ini untuk lebih mudah memahami kududukam dua buah garis.

4.6

 

Jenis – jenis Sudut

Jenis-jenis sudut yaitu sebagai berikut  :

  • Sudut Berpenyiku

Apabila dua buah sudut berhimpitan dan membentuk sudut siku-siku, maka sudut yang satu akan menjadi sudut penyiku bagi sudut yang lainnya sehingga kedua sudut tersebut dikatakan sudut yang saling berpenyiku (komplemen). Perhatikan gambar dibawah ini.

4.6

  • Sudut Berpelurus

Jika terdapat dua buah sudut yang berhimpitan dan saling membentuk sudut lurus maka sudut yang satu akaan menjadi sudut pelurus bagi yang lainnya. Sehingga kita dapat mengakatan kedua sudut tersebut saling berpelurus (suplemen). Perhatikan gambar dibawah ini.

4.6

 

Hubungan Antar Sudut Jika Dua Buah Garis Sejajar dipotong Oleh Garis Lain.

Perhatikanlah gambar dibawah ini.

4.6

 

 

 

 

 

 

Berdasarkan gambar diatas kita dapat melihat beberapa hubungan antar sudut, diantaranya sebagai berikut :

Sudut Sehadap (sama besar)

merupakan sudut yang memiliki posisi yang sama dan juga memiliki besar yang sama pula. Dari gambar diatas sudut yang sehadap yaitu sebagai berikut :

∠A = ∠E

∠B = ∠F

∠C = ∠G

∠D = ∠H

Sudut Dalam Berseberangan (sama besar)

merupakan sudut yang berada dibagian dalam dan posisinya saling berseberangan, berdasarkan gambar diatas yang merupakan sudut dalam berseberangan yaitu sebagai berikut :

∠C = ∠E

∠D = ∠F

Sudut Luar Berseberangan (sama besar)

merupaka sudut yang berada dibagian luar serta posisinya saling berseberangan, berdasarkan gambar diatas contoh sudut luar berseberangan yaitu :

∠A = ∠G

∠B = ∠H

Sudut Dalam Sepihak

merupakan sudut yang berada dibagian dalam serta berada pada sisi yang saama. Dan jika kita jumlahkan, sudut dalam sepihak jumlahnya 180º. Contoh sudut dalam sepihak yaitu sebagai berikut.

∠D +∠E = 180º

∠C + ∠F = 180º

Sudut Luar Sepihak

merupakan sudut yang berada dibagian luar serta ada pada sisi yang samaa, dimana sudut yang saling sepihak akan membentuk sudut 180º. Contoh dari sudut luar sepihak yaitu sebagai berikut.

∠B + ∠G = 180º

∠A + ∠H = 180º

Sudut Bertolak belakang (sama besar)

merupakan sudut yang posisinya saling bertolak belakang, berdasarkan gambar diatas yang merupakan sudut yang bertolak belakang yaitu sebagai berikut :

∠A = ∠C

∠B = ∠D

∠E = ∠G

∠F = ∠H

Satuan Sudut

Pada ukuran derajat, nilai 1 derajat mewakili sebuah sudut yang diputar sejauh 1/360 putaran sehingga ini berarti bahwa 1º = 1/360 putaran.

Dalam menyatakan ukuran sudut yang lebih kecil dari derajat kita dapat menggunakan menit dan juga detik. Perhatikanlah hubungan antara derajat, menit dan detik berikut ini.

1 derajat (1º) = 60 menit (60′)

1 menit (1′) = 1/60º

1 menit (1′) = 60 detik (60″)

1 derajat (1º) = 3600 detik (3600″)

1 detik (1″) = 1/3600º

selanjutnya bagaimana ukuran sudut dalam satuan radian? perhatikan penjelasan berikut.

1º = p/180 radian

atau

1 radian = 180º/p

Misalnya nilai p = 3,14159 maka

1º = p/180 radian = 3,14159/180 radian = 0,017453 radian.

atau

1 radian = 180º/p = 180º/3,14159 = 57,296º

Itulah pembahasan mengenai apa yang dimaksud dengan garis dan sudut beserta hubungannya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk temen-temen agar dapat lebih memahami matematika.

Selamat Belajar.

 

advertisements
tags: , , , , ,

Related For Apa Yang Dimaksud Dengan Garis dan Sudut?